MIliarder China yang Jadi Korban Penculikan Mengenal He Xiangjian
By: Date: 15/12/2020 Categories: Berita Inspirasi Tags:

MIliarder China yang Jadi Korban Penculikan Mengenal He Xiangjian – He Xiangjian adalah seorang miliarder asal China pendiri Midea, perusahaan raksasa peralatan rumah tangga. Dia jadi menjadi sorotan sebab berhasil lolos berasal dari para penculik yang menyandera dia di rumahnya.

Sebelum perihal penculikan ini, He Xiangjian merupakan sosok yang jarang terekspos kehidupan sehari-harinya. Dirinya sangat malu bakal publisitas.

Pada suatu waktu, He Xiangjian sedang berkumpul dan bersantai di rumahnya yang berada di Royal Orchid Internasional Golf Villa, sebuah lokasi mewah di Foshan, provinsi Guangdong.Pasang Bola Pada pas itu, He Xiangjian tidak pernah menyangka bahwa menjadi target penculikan.

Aksi kejahatan itu menjadi headline atau berita utama internasional sebab keliru satu targetnya adalah keliru satu orang terkaya di negeri Tirai Bambu. Berita itu jadi besar usai polisi setempat berhasil menangkap lima tersangka atas masalah penculikan yang keliru satu korbannya adalah He Xiangjian.

Pendiri Midea ini disandera oleh orang-orang yang mempunyai bahan peledak menurut The Economic Observer. Namun, usaha itu gagal usai putera He Xiangjian yang bernama He Jiangfeng melarikan diri dan berenang menyeberangi danau untuk membunyikan alarm serta menelpon pihak kepolisian.

Setelah masalah pencurian tersebut, sosok He Xiangjian pun jadi banyak dipublikasikan. Pria berusia 78 tahun ini mendirikan Midea pada tahun 1992 dan mengundurkan diri berasal dari jajaran direksi pada tahun 2012.

Namun begitu, dirinya senantiasa terlibat didalam perusahaan sebab sebagai pemegang saham mayoritas pas keluarganya mengontrol kurang lebih sepertiga berasal dari usaha yang dijalankan. Berdasarkan Forbes, He Xiangjian merupakan orang terkaya ke-36 di dunia bersama nilai kekayaan bersihnya diperkirakan US$ 25 miliar.

Untuk menjadi seorang miliarder, perjalanan He Xiangjian diawali pas dirinya baru menginjak umur 26 tahun. Pada pas itu, dikala ekonomi China jadi mengakses diri pada investasi asing dan swasta, He Xiangjian mengakses bengkel dan pabrik tutup botol bersama modal 5.000 yuan atau US$ 706. Dia menggerakkan pabrik itu bersama 23 orang karyawan.

Setelah berhasil menggerakkan usaha itu, He Xiangjian pun jadi mengembangkan usahanya didalam pembuatan kipas angin listrik, kemudian pendingin hawa atau AC yang sampai pas ini menjadi usaha utama Midea.

Permintaan yang tinggi berasal dari customer di China pun membawa dampak perusahaan yang didirikannya menjadi jadi berkembang dan pabriknya pun berhasil mengolah peralatan rumah tangga berbasis listrik. Midea pun menjadi keliru satu perumpamaan perusahaan modern pertama yang dibangun pada 1990 bersama investasi kurang lebih 100 juta yuan.

Perusahaan He Xiangjian apalagi pernah melaporkan pendapatan perusahaannya secara global melebihi 5 miliar yuan pada tahun 1998. Selanjutnya didalam dua tahun, pendapatannya pun berlipat ganda.

Setelah mendapat arah usaha yang jelas, He Xiangjian pun laksanakan peruntungan usaha di skala internasional pada tahun 2007. Pada pas itu, Midea mengakses pabrik mengolah luar negeri di kota Ho Chi Minh, Vietnam. Di sana, Midea menjalin kerjasama strategis bersama produsen AC asal Amerika, serta beberapa perusahaan berasal dari banyak negara lainnya layaknya di Mesir, Brasil, Argentina, Chili, dan India.

Dengan kerjasama strategis ini, perusahaan yang didirikan He Xiangjian pernah menyatukan pendapatan berasal dari penjualan lebih berasal dari 100 miliar yuan atau setara US$ 14,1 miliar di 2007.

Pada tahun 2012, He Xiangjian pun kelanjutannya mengundurkan diri untuk fokus pada strategi pengembangan Midea Investment Holding. Midea Group sudah melantai di Bursa Efek Shenzhen dan miliki lebih berasal dari 200 anak usaha terhitung perusahaan tenar asal Jerman, Kuka.

Kesuksesan Midea sepertinya tidak bakal pernah berhenti, sebab perusahaan He Xiangjian ini melaporkan secara tahunan keseluruhan pendapatannya naik 6,71% menjadi 279,4 miliar yuan pada tahun 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *